Rurouni Kenshin - The Legend Ends
Rurouni Kenshin – The Legend Ends

Akhirnya bisa nonton The Legend Ends, sekuel Rurouni Kenshin (2012) dan Kyoto Inferno (2014). Aku bukan orang yang maniak manga atau anime si, tapi lebih suka film action dan drama daripada horor. Tokoh Kenshin cukup menjadi inspirasi, bagaimana seorang Battosai (assassin) bisa tobat jadi orang baik-baik. Seperti Umar bin Khattab dan Khalid bin Walid, preman di jaman jahiliyah dan jadi tokoh teladan setelah mendapat hidayah.

Tepat 2 minggu aku mendapat amanah yang cukup berat. Kalo di Standar Pelayanan Farmasi 2014 si, harusnya kerjaan ini dihandle oleh Apoteker yang sudah berpengalaman selama 3 tahun. Aku mah apa? cuma remesan chiki ditiup aja ilang. Belum genap 1,5 tahun menjadi Apoteker, belum banyak pengalaman, masi harus belajar.

Selama dua minggu ini, hampir tiap hari aku pulang dengan sisa-sisa tenaga, lelah, kesal, pusing, lapar, dan berbagai pikiran yang memberatkan. Ada rasa berat ketika mengucap sumpah Apoteker, Agustus 2013 silam. Ya, dunia profesi memang tidak ditaburi bunga-bunga. Banyak kerikil tajam dan jalan berliku di depan sana.

Amanah itu menjaga – Ya, menjaga supaya lebih banyak bersabar, lebih banyak bersyukur dan lebih banyak berkontribusi untuk kebaikan. I’ll try my best.

Kelak, amanah yang akan menjadi saksi bahwa waktu yang diberikan selama di dunia tidaklah dihabiskan untuk bermain-main saja. Semoga. Insyaallah.

Salima, 24 Januari 2015, 22:36

Advertisements