[Book Review] Love Catcher

Judul Buku: Love Catcher

Penulis: Riawani Elyta

Penerbit: Gagas Media

Tebal buku: 312 halaman

Terbit : Cetakan I, 2017

ISBN: 979-780-908-9

 

Halo~

Akhirnya aku menyelesaikan membaca buku keempat Desember ini. Dibandingkan 3 buku sebelumnya, novel ini paling dilematis. Sepanjang baca tidak hentinya aku menahan nafas. Hal yang tidak akan kalian duga jika membaca blurb-nya. Cek dulu ya~

Tidak ada yang abadi di dunia ini. Tidak juga kesetiaan. Benarkah?

Azizi dan Gaby sepenuhnya mengerti, mereka tak bisa saling melepaskan. Terlebih, setelah segala harap tumbuh di antara keduanya, mereka tak yakin bisa jauh terpisahkan. Namun, kini keinginan untuk terus bersama tak lagi sejalan dengan kenyataan. Mereka harus memilih.

Love catcher mengisahkan sepasang kekasih yang telah memutuskan untuk hidup bersama selamanya. Namun, pilihan lain datang kepada mereka. Meski awalnya terlihat biasa, pilihan lain itu mengubah segalanya. Kisah mereka tak lagi sama. Mampukah janji menghapus segala ragu? Ataukah mereka harus menyerah pada rasa yang sudah terlanjur berbeda?

Ini novel ke-17 Kak Riawani Elyta. Selain menulis fiksi, Kak Lyta juga sudah menerbitkan 7 buku nonfiksi. Aku sudah mengikuti gaya bahasa Kak Lyta sejak novel Tarapuccino. Jadi, buku ini otomatis masuk wishlist-ku. Awal membaca blurb-nya, aku tidak menyangka bahwa novel ini akan membahas cafe cokelat. Sebelumnya Kak Lyta membahas dunia kuliner di Tarapuccino, The Coffee Memory dan First Time In Beijing.

Bagian prolog dibuka dengan obrolan dua orang bersaudara, yang kutebak salah satunya Gaby. Dilanjutkan dengan sesi komplain pelanggan Chocolieta, kafe coklat milik Gaby. Aku tidak tau fungsi sesi ini sampai membaca beberapa bab selanjutnya.

Walaupun baru kenal, Gaby dan Azizi sudah sepakat untuk menikah. Namun, tiba-tiba lembaga bimbingan belajar Azizi mengharuskannya untuk pindah tugas. Opsinya Gaby ikut atau mereka menjalani Long Distance Married (LDM). Pengalaman buruk Mama dan Papanya yang LDM membuat Gaby dilema. Belum lagi kepergian Ghea, adiknya dan Gary, kakaknya, membuat Gaby menjadi satu-satunya anak yang menjadi sandaran Mama.

Gaby memiliki Kania sebagai humas kafe dan teman curhatnya. Kepulangan Gary dari Italia pun tidak membantu sama sekali. Fakta mengejurkan bahwa Azizi, a.k.a. Jiji’ a.k.a Zee memiliki orang tua angkat, Tante Sophie dan Om Rahmat membuat Gaby ketar-ketir. Pertemuan dengan Mirza pun semakin membuat rumit pikiran Gaby.

Membaca separuh awal membuatku sibuk menebak-nebak apa maksud munculnya semua tokoh. Aku sudah hafal mati gaya tulisan Kak Lyta. Jangan harap akan menemukan scene romantis seperti novel lainnya. Kehadiran Tante Sophie dan Gary yang seperti hantu membuat aku bisa merasakan ketegangan Gaby. Kalau kalian jadi Gaby bakal milih Azizi apa Mirza?

Btw, ada yang sudah baca Hati Memilih? Kalian akan bertemu Icha di bagian 16. Iya, Icha yang itu~ Icha-nya Hazri, ingat?  Dan ya, Azizi yang kita baca sekarang Azizi yang itu~ boyfriend yang wise banget.

Nah, separuh terakhir kalian akan mendapat semua jawabannya. Tiap tokoh punya peran dan porsinya seimbang. Konflik cukup kompleks dan plot twist tidak tertebak. Sejak awal aku memberi tanda scene siapa supaya tidak ada yang terlewat. Banyak kejutan di sepertiga bagian terakhir. Dan ending-nya benar-benar membuatku kesal. Koq bisa sih? Ah, kasian kan.. 

Membaca keseluruhan karya Kak Lyta membuat aku bisa melihat perkembangan gaya tulisannya. Aku sempat bertanya pada Kak Lyta tentang proses penulisannya. Draftnya masuk 2015 dan baru terbit akhir 2017. Tema ini mengingatkanku dengan With or Without You karya Mbak Prisca Primasari yang tidak terlalu booming. Sayang sekali. Aku harap novel ini bisa disukai pembaca karena banyak quote bagus. Aku kutip kata-kata Icha ya:

Cinta itu nggak pernah memaksakan kehendaknya, sama juga seperti air, cinta pun memiliki muaranya, yaitu keikhlasan.(Page 159)

Aku hanya menemukan 1 typo di halaman 140. Setting cerita di Bandung, banyak percakapan menggunakan bahasa Sunda. Alur maju, tapi diseling dengan cerita masa lalu Gaby. Pilihan Pov 1 dari Gaby sangat cocok dengan cerita ini. Aku tidak menyangka bisa bertemu lagi dengan Azizi dan Icha di novel ini. Hati Memilih terbit 2011, dan aku baru membacanya  sekitar 2014. Aku sangat berharap Kak Lyta bisa menulis sekuelnya (lagi). Atau draft baru dengan tema yang lebih menarik. Aku tunggu karya selanjutnya.

Rating: 4,5/5

Ditengah ratusan novel tentang pernikahan, novel ini menyajikan tema yang jarang diangkat; kerusuhan sebelum hari-H. Sangat sayang untuk dilewatkan. Jadi, kuharap pembaca setia Kak Lyta juga menyukai buku ini. Dan bagi yang baru pertama kali membaca karya Kak Lyta, jadi penasaran untuk membaca karya lainnya. Happy reading~

Yogyakarta, 10 Desember 2017

-ne-

 

 

Advertisements

[Book Review] Before Happily Ever After

Judul Buku: Before Happily Ever After

Penulis: Sophie Hanna

Penerbit: Bhuana Ilmu Populer

Tebal buku: 360 halaman

Terbit : Cetakan I, 2017

ISBN: 9786024552169

 

Halo~

Buku ketiga bulan ini yang kubaca karena baca review Obrolin Buku. Oke, sepertinya aku harus berenti baca review kalo nggak mau keracunan beli juga. Aku share blurb-nya ya~

Bagi Yoga, cinta sejati hanya datang sekali seumur hidup, yakni wanita yang dicintainya selama lebih dari 15 tahun, meskipun dia telah tiada. Namun, ketika seorang wanita lain datang mengusik hatinya, akankah dia melanggar prinsip yang dibuatnya sendiri?

Daftar prioritas hidup Bintang adalah keluarga, uang, uang, dan uang. Cinta tak ada dalam kamus hidupnya. Namun kesalahan fatal yang dia lakukan saat koas di rumah sakit, memaksanya untuk menaklukkan hati seorang dokter yang dikenal dengan “tangan dewa” di rumah sakit tersebut. Masalahnya, dapatkah dia yang tak pernah jatuh cinta, menaklukkan hati seorang pria yang masih tenggelam dalam cinta masa lalunya?

Aku selalu tertarik dengan cerita dengan setting rumah sakit dan dunia kesehatan. Makanya koleksiku kebanyakan tema itu. Kapan-kapan aku share listnya deh ya. Wkwk.

Di novel ini, kalian akan berkenalan dengan persahabatan Dokter Yoga, Dokter Bara dan Jeremy. Ada juga Bintang yang menjadi tulang punggung keluarga setelah Ibunya meninggal dan Ayahnya kabur dari rumah. Bintang harus mencari uang untuk mengidupi empat orang adiknya yang masih TK, SMP dan SMA, sementara dia sendiri sedang koas.

Masalah yang Bintang buat ketika koas di UGD mengharuskan dia menerima tantangan Dokter Bara. Nggak profesional sih ya. Tapi aku bisa menerima alasan Dokter Bara, bromance dengan Dokter Yoga terlalu kental.

Aku suka tokoh Bintang, polos dan optimis. Cocok untuk mengalihkan pikiran Dokter Yoga dari Icha yang sudah lama pergi.

Ada banyak tokoh, tapi kurang kelihatan perannya. Cuma muncul 1-2 scene tapi bisa mengubah alur. Yoga punya 2 orang adik perempuan, Dila dan Alexa. Bintang punya 1 adik laki-laki, Piter, serta 3 adik perempuan, Tari, dan si kembar Bulan-Wulan. Teman baik Yoga yaitu Bara dan Jeremy, serta Dokter Sandra dan Ochan. Tokoh favoritku jelas dokter Bara.

Aku tidak terlalu suka dengan Yoga yang begitu rapuh sepulangnya dari bertugas. Masa iya Dokter gitu? Pov 1 dari Bintang dan Yoga secara bergantian. Akan lebih bagus jika tidak hanya membahas Yoga-Bintang, tapi tokoh lain juga bercerita.

Rahasia Jeremy di yang baru dibahas di akhir terkesan terburu-buru. Dokter Bara dan Sandra pun kurang mendapat porsi yang seimbang. Mungkin kalau sudah baca Beautiful Memories bisa lebih maklum dengan sikap Dokter Yoga. Tapi sayangnya plot twist mudah ditebak.  Buat yang suka cerita ringan, novel ini cocok untuk bacaan di kala luang.

Rating: 3/5

Terimakasih sudah mampir, semoga hari kalian menyenangkan! Happy Reading~

Yogyakarta, 10 Desember 2017

-ne-

 

[Book Review] Welcome Home, Rain

Judul Buku: Welcome Home Rain

Penulis: Suarcani

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Genre: Young Adult

Tebal buku: 300 halaman

Terbit : Cetakan I, 2017

 

Halo~ Happy Sunday~

Jogja semalam hujan, tapi pagi ini hujannya berenti.

Minggu ini aku baca 3 buku, setelah beberapa hari lalu aku share buku pertama yang kubaca bulan Desember, hari ini mau share review buku kedua yang kuselesaikan bulan ini. Oke, cek blurbnya dulu ya~

 

“Kamu tahu apa bedanya mimpi dan ambisi, Ghi?”

Ghi tidak mau lagi menyanyikan Welcome Home, Rain, lagu duet ciptaan Kei. Sejak pemuda itu memergoki Kei keluar dari kamar hotel dengan bos perusahaan rekaman terkenal, ia tidak lagi mau berhubungan dengan segala hal tentang gadis yang menjadi kekasih sekaligus pasangan duetnya. Toh, job menyanyi masih mengalir deras untuk Ghi yang sudah lebih dulu tenar dan dipuja banyak orang.

Bagi Kei, skandal itu menutup pintu mimpinya. Bermain piano dan menyanyi tidak lagi dapat dilakukan tanpa menghadirkan perih di hati. Bahkan omelan Mama yang setiap hari mengisi hari-hari mereka dalam kemiskinan setelah Papa bunuh diri tak mampu memaksanya kembali ke dunia musik.

Hingga tawaran duet di panggung pada hari Valentine itu tiba. Baik Ghi ataupun Kei tidak dapat mengelak. Ghi butuh membuktikan kepada fans dan haters yang mengejeknya cengeng karena belum bisa move on. Kei butuh uang untuk melunasi utang Mama yang tak sanggup lepas dari hidup mewah.

Dengan kembali berduet di panggung, mereka berusaha memahami arti mimpi dan ambisi yang sesungguhnya.

Aku beli buku ini akhir Oktober, baca dikit, trus kesalip buku lain, mulai baca lagi akhir November, dan bikin kesal di tengah. Udah terlanjut posting blurbnya, tapi nggak dilanjutin baca kayak punya hutang sama penulisnya. Akhirnya aku lanjutin lagi deh. Daily review bisa dicek di IG @y0nea ya.

Novel ini diawali dengan prolog Kei bertemu seseorang yang membuat hubungannya dengan Ghi hancur. Bahkan kemudian karir menyanyinya juga.
Masuk bab 1 aku dikejutkan dengan Mama Kei yang suka mengeluh dan menyalahkan Kei. Duh, Kei.. kasian bener ya. Dan dilanjutkan dengan fakta Ghi yang belum move on dari Kei.

Setting cerita Januari 2016. Ghi dapat proyek untuk Valentine; duet dengan Kei. Soraya, manajer Ghi cukup kesulitan meyakinkan Ghi dan Kei. Hingga Kei mendapat kabar kalau Mamanya, Mayuni kecelakaan.

Sepulangnya dari Rumah Sakit, Kei dikejutkan dengan kehadiran Sunu. Karena ulah Mayuni, Kei terpaksa diam-diam mengambil proyek duet yang ditawarkan Soraya dan kembali bekerja di cafe Kak Danan.

Sepanjang novel, kalian akan disuguhi masalah berlapis antara Kei dengan Ghi. Aku kesal dengan sikap Ghi yang penuh prasangka buruk. Belum lagi Donna yang bersikap aneh. Ada apa sebenarnya dibalik ini semua? Silahkan baca sendiri ya. Wkwk.

Membaca sepertiga terakhir novel ini seperti mengupas lapisan bawang. Fakta-fakta mengejutkan tentang Kei dan Ghi membuatku tidak bisa berhenti membaca sampai halaman terakhir.

Ini novel pertama kak Suarcani yang kubaca dan aku langsung suka dengan gaya bahasanya. Pov orang ketiga bergantian membahas Kei dan Ghi membuat pembaca bisa memahami konflik secara keseluruhan. Aku sempat berhenti membaca buku ini di tengah, karena aku benar-benar kesal dengan Ghi. Tapi akhirnya kulanjutkan karena ingin tau rahasia Kei. Alur maju-mundur, jadi kita harus membaca detail supaya tidak ada yang terlewat.
Rating: 4/5
Buat yang mencari novel Young Adult dengan tema keluarga dan persahabatan, novel ini layak untuk menemani akhir pekan. Apalagi di musim hujan seperti ini. Terimakasih sudah membaca reviewku. Silahkan baca sendiri novelnya kalau penasaran. Hampir semua review bilang buku ini bagus. Aku sependapat, karena tidak mudah menemukan novel dengan plot twist tidak tertebak seperti ini. Semoga bisa membaca karya kak Suarcani yang lain. Happy reading~

Yogyakarta, 10 Desember 2017
-ne-

[Book Review] Fake Love

Judul Buku: Fake Love; Aku, Suamiku dan Gunpla-nya

Penulis: Shireishou

Penerbit: Elex Media Komputindo

Terbit: Cetakan I, 2017

Tebal Buku: 285 Halaman

Halo~

Ini adalah buku pertama yang aku baca bulan Desember. Akhir November aku ikut Tourian Peeky Book Looking for Gengstagrammer untuk  jadi host reviewer. Beberapa kali mendaftar baru kali ini terpilih. Haha. Alhamdulillah ya, rejeki anak sholihah.Terima kasih banyak atas kesempatannya.

Kenapa aku tertarik membaca buku ini? cek blurb ya.

Delan sang maniak Gunpla memutuskan menikahi Arlin, sang maniak bento, dengan sebuah perjanjian.

Kita menikah hanya untuk menyenangkan orangtua masing-masing. Yang penting tidak saling usik meski tinggal seatap.”

 

Nyatanya dalam pernikahan aneh mereka, muncul tuntutan orangtua yang menginginkan kehadiran cucu secepatnya. Permintaan ini membuat Delan dan Arlin pusing. Bagaimana mungkin segera mempunyai anak, kalau keduanya sibuk dengan ego masing-masing?

Jika menikah tak didasari cinta dan seolah-olah dijadikan pertandingan, apa mereka akan bahagia?

Jika menikah diharuskan karena usia yang terus bertambah atau untuk membungkam pertanyaan yang terus berulang, apakah cinta itu akan muncul dengan sendirinya?

 

Arlin berusaha mencari jawabannya, tapi Delan seakan tidak peduli. Mungkin benar, pernikahan hanya akan mendatangkan masalah baru. Mungkin juga luka yang baru.

 

Elexmedia sudah menerbitkan beberapa buku dengan label Le Mariage di pojok kanan atas, genre dewasa muda dengan tema pernikahan. Walaupun beberapa novel sepintas mirip, tapi tiap judul memiliki cerita yang unik. Dalam Fake Love ini, penulis mampu menggabungkan unsur romance dengan hobi pasangan yang sangat kuat. Hobi yang cewek banget – memasak, dan cowok banget – koleksi mainan robot-robotan. Khas kak Shirei yaitu jejepangan; tokohnya adalah maniak Bento dan maniak Gunpla (Gundam Plastik).

Di halaman prolog kita akan berkenalan dengan Arlina Wulandari Kristianti dan Delano Kienan Pranajaya. Mereka bertemu di dunia maya berkat Mama yang mendaftarkan Arlin ke situs biro jodoh online. Karena berbagai alasan, akhirnya mereka setuju untuk menikah.

Setelah tanggal pernikahan ditentukan, Arlin mendapat e-mail dari Shiyan, teman di blog yang disukainya. Duh, sayang sekali Shiyan, Anda kurang cepat! Arlin tidak mungkin membatalkan pernikahannya dengan Delan hanya karena e-mail Shiyan. Ceritanya sangat masuk akal tanpa ada drama berlebihan.

Pernikahan mereka bisa dibilang unik. Ada yang bisa nebak wedding dress-nya? Dan kado yang mereka dapat tidak umum untuk kado pernikahan. Haha. Bagian awal buku ini sukses membuatku tertawa sampai pipiku sakit.

Besoknya Arlin dibawa ke rumah Delan di Pamulang. Delan cukup mapan dengan gaji yang lumayan tinggi dan rumah yang cukup besar. Wajar sih dia bisa beli gunpla yang harganya wah. Mami Papi Delan dan Mama Papa Arlin hanya mengantarkan sebentar dan langsung pulang.

Belum sempat Arlin beradaptasi dengan rumah barunya, ada tetangga yang mampir. Sebut saja Jeng Elly. Nah, dari sini drama rumah tangga Arlin dan Delan di mulai.

Point of view yang digunakan yaitu orang ketiga dengan Arlin sebagai pusat cerita. Jadi kita bisa memahami yang dirasakan Arlin sebagai istri yang tidak dianggap suaminya. Delan yang sibuk dengan Gunpla-nya, kalau ngomong nggak disaring, jutek, pelit. Duh, aku pengen buang Delan jauh-jauh.

Satu-satunya hal yang membuat Arlin bertahan adalah karena Delan mau menerima bento buatannya, hal yang selama ini menjadi keahlian dan juga ketakutan Arlin selama beberapa tahun terakhir.

Ditengah semangat Arlin membuatkan bento untuk Delan, muncul beberapa masalah dengan Jeng Elly, bahkan melibatkan Bu RT dan tetangga yang lain. Belum lagi kedatangan Mama dan Mami yang meminta cucu setelah 3 bulan berlalu. Arlin mulai memikirkan ulang pernikahannya. Hingga klimaksnya ketika hari-H Gunpla Builders World Competition. Membaca sepertiga terakhir benar-benar mengaduk emosi.

Aku mendapat banyak pelajaran dari novel ini. tentang komunikasi antara suami-istri, pernikahan adalah proses belajar memahami seumur hidup. Ketika menikah, otomatis menjadi anggota masyarakat, maka membaur dengan tetangga adalah hal yang harus dilakukan. Tokoh Jeng Elly mewakili tetangga yang masa gitu~

Oiya, ada Rietma dan Shiyan yang mendukung Arlin dengan cara masing-masing. Aku selalu menantikan scene ketika Shiyan muncul. #TimShiyan

Hal terbaik yang aku dapat dari membaca buku ini adalah bagian Epilog. Kenapa? Silahkan segera jemput buku ini di toko buku terdekat atau toko buku online, karena menikmati novel ini tidak hanya versi cetak, tapi kombinasi dengan versi digital. Sebelum dicetak, novel ini sudah sempat tayang di wattpad. Jadi kalian bisa lihat komen-komen lucu di sana.

Rating: 4/5

Terima kasih atas kesempatan menjadi host review. Semoga kak Shireishou bisa menerbitkan karya lainnya. Happy reading~

Yogyakarta, 7 Desember 2017

-ne-

Hello~

Haloooo.. Yaampun, ternyata udah 2 tahun nggak muncul ya.. hihi.. 2015 sampe awal 2016 kayaknya kadang masih muncul di nolpitu.com, tapi abis itu sibuk persiapan akreditasi KARS dan nggak pernah muncul lagi.

Alhamdulillah, kemarin Senin 4 Desember 2017, sudah survei verifikasi tahun pertama. Tinggal perbaikan untuk tahun kedua dan ketiga.

Btw, Oktober kemarin aku memutuskan untuk ganti status akun Instagram dari akun pribadi jadi akun bookstagram. Jadi beberapa postingan random aku hidden. Banyak hal yang terjadi 2 tahun terakhir. Salah satunya dengan tambahan ratusan koleksi buku. Status register 925 buku. Tapi karena Maret 2017 kemarin aku buka akun jualan buku preloved, fisiknya tinggal 457 buku. Jadi 6 bulan terakhir ini jual buku buat buku baru lagi. 🙂

Nah, kedepan insyaallah aku akan share full review buku di sini ya. Kalau mau baca daily review bisa di instagram @y0nea, dan silahkan cek buku yang udah kurelakan untuk dijual di @salimapreloved.

Buat yang baru gabung, salam kenal ya. Semoga isi blog ini bermanfaat. Thank you~

Kalasan, 5 Desember 2017

-ne-